Info Sekolah
Minggu, 31 Mei 2026
  • Selamat Datang di Website Resmi SDIT Smart Cendekia Karanganom Klaten
  • Selamat Datang di Website Resmi SDIT Smart Cendekia Karanganom Klaten
30 Mei 2026

Pertama Kali Digelar, “Esmaci Berkurban” Hadirkan Hangatnya Kebersamaan di SDIT Smart Cendekia

Sab, 30 Mei 2026 Dibaca 23x Berita

Jumat pagi, 29 Mei 2026, halaman SDIT Smart Cendekia terasa berbeda. Sejak pukul 08.00 WIB, suasana sekolah dipenuhi gema takbir, senyum hangat, dan langkah-langkah penuh kepedulian. Udara pagi yang sejuk berpadu dengan semangat kebersamaan yang begitu terasa di setiap sudut sekolah. Untuk pertama kalinya, kegiatan “Esmaci Berkurban” resmi diselenggarakan sebagai wujud ibadah, rasa syukur, sekaligus upaya menanamkan nilai kepedulian sosial kepada seluruh keluarga besar sekolah.

Pelaksanaan perdana ini menjadi momen bersejarah yang disambut dengan penuh antusias. Sebanyak 4 ekor kambing disembelih sebagai hewan kurban. Adapun shohibul qurban yang turut berpartisipasi dalam kegiatan mulia ini adalah Ustadzah Nia Nur Insani, Puger Naufal Fathurrachman (2A), Alila Az Zahra (1B), dan Achmad Raffiandra Arsenio (4A). Melalui hewan kurban yang dititipkan, tersampaikan pula pesan tentang keikhlasan, pengorbanan, dan cinta kepada sesama. Tidak hanya menjadi bentuk ibadah, kurban juga menjadi simbol kepedulian sosial yang diwujudkan melalui aksi nyata berbagi kepada masyarakat.

Meski baru pertama kali diadakan, “Esmaci Berkurban” berlangsung dengan penuh semangat gotong royong. Tidak hanya keluarga besar SDIT Smart Cendekia yang terlibat, warga sekitar pun turut membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. Tangan-tangan yang bekerja bersama, suasana yang penuh keakraban, hingga kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa kurban bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menyatukan hati.

Kebersamaan terasa begitu hangat selama kegiatan berlangsung. Para guru hingga masyarakat saling bahu-membahu agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Suasana penuh kekeluargaan terlihat dari senyum yang saling dibagikan, obrolan ringan di sela kegiatan, hingga semangat untuk membantu tanpa diminta. Nilai gotong royong inilah yang menjadi salah satu makna paling berharga dalam pelaksanaan “Esmaci Berkurban” tahun ini.

Kegiatan ini juga menjadi pembelajaran berharga bagi para siswa. Mereka diajak untuk memahami makna berbagi, keikhlasan, dan pentingnya membantu sesama. Melalui pengalaman melihat secara langsung proses kurban, para siswa belajar bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya datang dari menerima, tetapi juga dari memberi. Di balik setiap proses yang berlangsung, tersimpan nilai ukhuwah Islamiyah yang begitu kuat—bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih dari sekadar kegiatan tahunan, “Esmaci Berkurban” diharapkan dapat menjadi awal dari tradisi kebaikan yang terus tumbuh di lingkungan SDIT Smart Cendekia. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keislaman tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan nyata melalui sikap peduli, berbagi, dan saling membantu.

Sebagai pelaksanaan perdana, “Esmaci Berkurban” meninggalkan kesan hangat dan penuh makna. Bukan hanya tentang empat ekor kambing yang disembelih, tetapi tentang lahirnya semangat baru untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.

Karena sejatinya, kurban bukan tentang seberapa banyak yang diberikan, melainkan seberapa tulus hati yang mengikhlaskan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar