Info Sekolah
Senin, 07 Sep 2026
  • Selamat Datang di Website Resmi SDIT Smart Cendekia Karanganom Klaten
  • Selamat Datang di Website Resmi SDIT Smart Cendekia Karanganom Klaten
13 Maret 2026

Saat Ramadan Menjadi Sekolah Kehidupan: Tiga Hari Menanam Iman, Berbagi, dan Tumbuh Bersama

Jum, 13 Maret 2026 Dibaca 293x Berita

Pagi di bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang, langkah kaki terasa lebih ringan, dan hati seolah lebih siap menerima kebaikan. Begitulah suasana yang terasa di lingkungan SDIT Smart Cendekia ketika rangkaian Pesantren Ramadan 1447 Hijriah dilaksanakan. Anak-anak datang mengenakan pakaian muslim dan muslimah terbaik mereka, wajah-wajah ceria memenuhi halaman sekolah dengan semangat menjalani hari-hari Ramadan yang lebih bermakna. Selama tiga hari, sekolah bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai iman, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Rabu, 11 Maret 2026. Pada hari pertama ini, siswa kelas 1–3 mengikuti kegiatan menonton film Islami yang sarat pesan moral tentang kebaikan, kejujuran, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui media yang dekat dengan dunia anak-anak, nilai-nilai Islam disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Sementara itu, siswa kelas 4–6 mengikuti kegiatan pengumpulan zakat fitrah bersama. Kegiatan ini menjadi pengalaman nyata bagi para siswa untuk belajar berbagi dan memahami pentingnya kepedulian terhadap sesama. Dari kegiatan tersebut, terkumpul zakat beras sebanyak 231,45 kg serta zakat uang sebesar Rp 2.390.000. Seluruh zakat yang terkumpul kemudian disalurkan melalui LAZ Solo Peduli agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan berlanjut pada Kamis, 12 Maret 2026 melalui program SBQ (Sehari Bersama Al-Qur’an) yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 1–6. Pada hari ini, suasana sekolah dipenuhi dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Para siswa diajak untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya membacanya tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci sebagai pedoman hidup. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Puncak kegiatan Pesantren Ramadan berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026. Siswa kelas 1–2 mengikuti kegiatan pembagian parcel Ramadan, sebuah aktivitas yang mengajarkan pentingnya berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan rasa empati kepada sesama. Pada waktu yang sama, siswa kelas 3–5 mengikuti Mentoring Akbar bertajuk “Perjalanan Indah Menuju Baligh: Aku Tumbuh Menjadi Muslim Muslimah Hebat”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, yaitu Ustadz Versky Rahaendra yang memberikan materi kepada siswa putra serta Ustadzah Desy Dwi Ratnasari yang menyampaikan materi kepada siswa putri. Melalui sesi mentoring ini, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai masa pertumbuhan menuju baligh, tanggung jawab sebagai seorang muslim dan muslimah, serta pentingnya menjaga akhlak dan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Khusus bagi siswa kelas 6, rangkaian kegiatan ditutup dengan kajian sore menjelang berbuka puasa yang dilanjutkan dengan i’tikaf hingga Sabtu pagi. Momen ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam bagi para siswa, karena mereka diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah, refleksi diri, serta kebersamaan dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

Melalui rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan ini, SDIT Smart Cendekia ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Pendidikan juga tumbuh melalui pengalaman nyata—saat siswa belajar membaca Al-Qur’an bersama, memahami makna berbagi melalui zakat, mendapatkan bimbingan menuju masa baligh, hingga merasakan kebersamaan dalam ibadah. Karena pada akhirnya, tujuan pendidikan bukan hanya membentuk siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Di bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini, setiap langkah kecil yang mereka jalani menjadi bagian dari perjalanan besar menuju kedewasaan iman.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar